Sempat Hilang di Hutan Muara Kaman, Dua Pemburu Ditemukan Selamat
Proses evakuasi warga yang hilang oleh Basarnas/pic : Basarnas
POSKOTAKALTIMNEW,
KUKAR : Dua warga
Desa Puan Cepak, Kecamatan Muara Kaman, mengalami insiden mengkhawatirkan saat
berburu di hutan Desa Benua Puhun, Selasa (7/1/2025).
Setelah dinyatakan hilang selama
dua hari, Norman dan Alfian Nor akhirnya ditemukan dalam keadaan lemas oleh tim
Basarnas.
Peristiwa hilangnya dua pemburu
ini, bermula ketika keduanya yang hendak memulai perburuan rusa pada pagi hari.
Namun, hingga Rabu (8/1/2025), mereka tidak kembali ke rumah, sehingga keluarga
segera melapor ke pihak Kecamatan dan instansi terkait.
Saat di konfirmasi awak media,
Riqi selaku Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda menjelaskan Proses pencarian
dua pemburu yang hilang tersebut berlangsung intensif.
Pihaknya melibatkan 140 personel
yang tergabung mulai dari Polsek Muara Kaman, Disdamkar Matan, warga setempat,
dan keluarga korban. Selain itu Unit Siaga SAR Samarinda juga menggunakan tiga
drone untuk memantau area hutan yang luas.
“Kami menemukan keduanya dalam
keadaan selamat. Salah satu korban terlihat sangat lemas, diduga akibat
kekurangan oksigen karena terlalu lama berada di dalam hutan,” ungkap Riqi
Kamis (9/1/2025) via telpon
Riqi mengatakan setelah ditemukan, kedua korban langsung dievakuasi ke rumah sakit untuk perawatan intensif.
Tentunya dengan kejadian ini
menjadi pengingat akan bahaya yang mengintai di alam liar, terutama bagi para
pemburu yang tidak mempersiapkan diri dengan baik. (tan)